Informasi Kesehatan dan Perawat

Mari Peduli Pencegahan MERS Bagi Calon Jamaah Haji

Salam Perawat! Salam Mahasiswa Perawat!

Kelompok saya sedang menempuh departemen komunitas untuk profesi ners sehingga kami memiliki tugas untuk turut berjaga di Puskesmas terdekat lokasi komunitas intervensi keperawatan kelompok 5. Selama kami bertugas, Puskesmas Dau Kabupaten Malang melayani pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji di poli umum. Pas saya jaga poli umum kemarin, ada beberapa calon jamaah haji yang memeriksakan kesehatannya dan menanyakan informasi seputar MERS. Beberapa diantara calon jamaah haji memiliki cara berbeda menyikapi berita seputar MERS, ada yang merasa “yang penting saya makan sehat dan hidup bersih”, ada yang sudah siap-siap pesan obat sebelumnya dan bahkan ada yang sama sekali tidak tahu informasi tentang MERS jadi beliau merasa “yang penting ibadah”..hehe ^^

Berita seputar virus MERS terus-menerus dipublikasikan oleh media cetak dan elektronik karena perkembangan virus MERS yang dapat berubah dari hari ke hari. Penyebaran virus MERS juga ternjadi di Indonesia pada beberapa jamaah umroh yang baru pulang dari negara asal virus MERS, yaitu Saudi Arabia. Berdasarkan informasi terakhir yang saya dapatkan, ada jamaah umroh yang berasal dari Sulawesi positif terjangkit virus MERS. Memangnya apa bahayanya virus MERS sampai beritanya begitu gempar? Mari kita bahas satu persatu!

mers-infographic-data

Apa itu MERS?
Middle East Respiratory Syndrome (MERS) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh corona virus yang disebut Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-Cov), yang pertama kali dilaporkan pada tahun 2012 di Arab Saudi. Virus ini tidak sama dengan corona virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Bagaimana gejala MERS?
Sebagian besar orang yang terinfeksi MERS-Cov berkembang menjadi penyakit saluran pernapasan berat dengan gejala gejala demam, batuk, dan napas pendek. Sampai saat ini, masih terus dilakukan investigasi mengenai pola penularan MERS-Cov, karena telah ditemukan adanya penularan dari manusia ke manusia yang saling kontak dekat dengan pasien. Cluster dari kasus infeksi MERS-Cov di Arab Saudi, Jordania, the United Kingdom, Prancis, Tunisia, dan Italia juga diinvestigasi.

Bagaimana dengan vaksin MERS?
Hingga saat ini belum ada vaksin yang spesifik dapat mencegah infeksi MERS-Cov. Selain itu, belum ditemukan juga metode pengobatan yang secara spesifik dapat menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh MERS-Cov. Perawatan medis hanya bersifat supportive untuk meringankan gejala. Tes laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk MERS-Cov tersedia di Kementerian Kesehatan dan beberapa laboratorium internasional, namun tes tersebut bukan tes rutin.

Apakah ada anjuran bagi calon jamaah haji mengindari MERS?

BnUaamNCAAAlKqn

Ingat! Jika kolega yang bertugas di Puskesmas dan ada calon jamaah haji yang menanyakan MERS, kita smua harus paham dan memberikan informasi yang edukatif dan support mereka untuk dapat beribadah dengan aman dan lancar. Amin!

Berikut adalah panduan penanganan virus MERS oleh kemenkes KLIK DISINI

Sumber:
1. Channelnewsasia. 2014. WHO to hold emergency talks on deadly MERS virus Tuesday. http://www.channelnewsasia.com/news/health/who-to-hold-emergency/1100684.html. Diakses tanggal 11 Mei 2014. Pukul 11.05 WIB.
2.Kemenkes. 2014. Berkenalan dengan Middle East Respiratory Syndrome (MERS). http://www.depkes.go.id/index.php?vw=2&id=2341. Diakses tanggal 11 Mei 2014. Pukul 09.50 WIB.
3. Kemenkes, 2014. Pedoman Umum Kesiapsiagaan Menghadapi Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus (MERS-CoV). http://www.infopenyakit.org/def_menu.asp?menuID=47&menuType=1&SubID=1&DetId=2331. Diakses tanggal 11 Mei 2014. Pukul 09.56 WIB.
4.Puspromkes. 2014. 7 Anjuran Kesehatan Bagi Masyarakat Yang Akan Pergi Umroh Atau Akan Pergi Ke Jazirah Arab. http://www.promkes.depkes.go.id/index.php/component/content/article/79-general-information/214-7-anjuran-kesehatan-bagi-masyarakat-yang-akan-pergi-umroh-atau-akan-pergi-ke-jazirah-arab. Diakses tanggal 11 Mei 2014. Pukul 11.08 WIB.
5. Tribunnews. 2014. Satu WNI Asal Makassar Positif Terinfeksi MERS-CoV di Arab Saudi. http://www.tribunnews.com/nasional/2014/05/10/satu-wni-asal-makassar-positif-terinfeksi-mers-cov-di-arab-saudi. Diakses tanggal 11 Mei 2014. Pukul 10.23 WIB.

Advertisements

Leave Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s