Informasi Kesehatan dan Perawat

Aplikasi Keperawatan Jiwa Dalam Mengendalikan Stress Ujian

“Stress banget!!Baru selese ngerjakan tugas seabrek ditambah ada anggota kelompok yang bisanya cuman absen muka tanpa nyetor tugas! Eh bentar lagi mau ujian!”

Hmm..mungkin ada beberapa orang yang pernah merasakan hal seperti itu. Perasaaan dimana sedih, marah, capek, kecewa campur jadi satu. Bukan hal yang salah ketika (masih) menjadi pelajar/mahasiswa sering merasakan hal itu dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, kalau perasaan seperti ini terus mengganggu konsentrasi sebelum pelaksanaan ujian, pasti bakalan ganggu banget. Yang ada, malah nilai ujian yang jadi tumbalnya dan stressnya malah nambah season (kayak sinetron Indonesia aja..hehe)

Stres sifatnya universiality atau umum yaitu semua orang dapat merasakannya. Tetapi untuk tingkatan stres masing-masing orang bisa berbeda-beda tergantung dari lama dan beratnya paparan stressor. Stres yang terlalu besar dapat mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungannya. Penatalaksanaan stres dalam keperawatan jiwa terbagi menjadi tiga yaitu mengurangi situasi yang menegangkan, menurunkan respons fisiologis terhadap stress dan meningkatkan respon perilaku dan emosional terhadap stres dengan penerapan metode manajemen stres.

Kali ini saya akan bahas secara singkat saja mengenai manajemen menghadapi ujian berdasarkan sumber yang saya punya. Cek ki lo !

poster stress

Manajemen stres adalah kemampuan penggunaan sumber daya (manusia) secara efektif untuk mengatasi gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang muncul karena tanggapan (respon).

1. Nafas Dalam
Teknik relaksasi napas dalam merupakan suatu bentuk asuhan keperawatan, yang dalam hal ini perawat mengajarkan kepada klien bagaimana cara melakukan napas dalam, napas lambat (menahan inspirasi secara maksimal) dan bagaimana menghembuskan napas secara perlahan

2. Relaksasi Otot Progresif
Relaksasi otot progresif adalah teknik menegangkan dan merilekskan otot-otot.Peregangan dilakukan selama 5-7 detik , kemudian rileks selama 20-30 detik.Saat inspirasi otot ditegangkan,lalu ekspirasi secara perlahan ketika relaksasi otot.Dengan berkurangnya ketegangan otot dan emosi,merangsang pelepasan endorphin sehingga menimbulkan relaksasi.

Lalu, bagaimana hubungan manajemen stress dalam keperawatan jiwa dengan mengatasi kecemasan saat ujian?

Bagi sebagian orang rasa cemas dapat menimbulkan rasa optimis pada dirinya, karena ia merasa takut jika nantinya ia tidak berhasil lulus dengan nilai yang memuaskan. Namun bagi sebagian orang lainnya, rasa cemas dapat menimbulkan rasa pesimis. Sehingga rasa cemas itu harus diatasi agar tidak berdampak buruk bagi orang tersebut.

a. Hadapilah ujian dengan tenang dan santai.
Dengan sikap yang tenang dan santai, akan mudah menjalaninya. Semakin lebih mudah menyusun strategi yang tepat, lebih mudah konsentrasi dalam membaca dan menjawab soal sehingga hasilnya pun memuaskan. Oleh karena itu, janganlah menganggap Ujian tersebut sebagai suatu beban melainkan sebuah tantangan.

b. Percaya pada diri sendiri.
Percaya pada diri sendiri adalah salah satu kunci sukses menghadapi kecemasan saat Ujian. Hal ini penting karena diri sendiri yang menjalani ujian tersebut. Meskipun terkadang banyak godaan seperti menyontek, meminta jawaban bahkan membeli jawaban Ujian, hal itu belum menjadi menjamin kita untuk lulus. Bisa saja jawaban yang diterima salah. Atau mungkin ketahuan menyontek oleh pengawas sehingga lembar jawaban diambil. Oleh karena itu percayalah pada diri sendiri karen adiri sendirilah yang menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam ujian tersebut. Yakinlah bahwa setiap kerja keras yang dilakukan akan membuahkan hasil yang memuaskan.

c. Buatlah sebuah rencana dan strategi yang tepat.
Perlunya strategi serta rencana yang tepat untuk menghadapi Ujian. Dengan mengumpulkan soal-soal UN dari tahun-tahun sebelumnya, melihat soal apa yang sering diujikan membeli buku-buku soal, mengikuti try out, diskusi dengan guru, mengikuti bimbingan, berharap strategi itu berhasil. Karena seseorang yang memiliki strategi dan rencana yang tepat tidak perlu cemas menghadapi Ujian.

d. Perbanyaklah baca dan latihan soal.
Dengan sering berlatih mengerjakan soal-soal Ujian maka semakin terbiasa sehingga kita tidak perlu cemas dalam menghadapinya. Oleh karena itu, perbanyaklah baca dan latihan soal secara terus menerus agar mengetahui perkembangan soal apa saja yang sering diujikan. Selain itu juga dengan sering berlatih mengerjakan soal-soal maka akan semakin cepat mengerjakan soal-soal yang ada.

e. Belajar kelompok.
Belajar kelompok merupakan salah satu cara yang bisa dipakai para siswa untuk berbagi dengan teman yang lain. Belajar kelompok ini penting mengingat kemampuan seseorang yang berbeda-beda. Ada yang pintar matematika, pintar menghapal dan lain sebagainya. Misalnya, kita tidak mengerti pada satu topik. Sewaktu belajar kelompok, bisa minta bantuan temanyang lain. Selain sama-sama memecahkan soal-soal yang sulit, saling berbagi informasi mengenai UN, bahkan memotivasi teman untuk belajar. Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama satu sama lain.

f. Mohon doa restu dari orang tua.
Apapun bentuk perjuangan yang dilakukan mohon restulah pada orang tua agar diberi kemudahan dan kelancaran dalam menghadapi Ujian. Karena orang tualah yang telah mendukung dan membiayai pendidikan selama ini. Oleh karena itu sepantasnyalah dapat memberikan persembahan yang terbaik pada mereka. Dengan lulus Ujian maka orang tua akan merasa senang dan bangga.

g. Berdoalah pada Tuhan.
Dari semua usaha-usaha yang diakukan untuk menghadapi kecemasan saat Ujian, yang paling penting adalah berdoa pada Tuhan. Apapun kerja keras yang kita lakukan, serahkanlah semuanya pada Tuhan. Berdoalah pada-Nya agar kita diberi kesehatan, kemudahan saat menghadapi ujian, dan kelulusan.

Nah, sekian..semoga kita semua diberi kelancaran dalam belajar sebagai pelajar/mahasiswa. Ingat, nasib bangasa Indonesia selanjutnya ada di tangan kita ^^

Advertisements

One thought on “Aplikasi Keperawatan Jiwa Dalam Mengendalikan Stress Ujian

Leave Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s