Catatan Kuliah Perawat · Informasi Kesehatan dan Perawat

Perawat dan Matematika: Mengoplos Obat

WOW!

Yup satu kata itu nampaknya dapat mewakili perasaan saya setelah 4 minggu ini saya sudah menjalani masa-masa profesi Ners di rumah sakit. Wow baik dari segi fisik maupun rohani. Wow yang mengandung banyak makna

steriliasi alat

Insya Allah yang pasti ada banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan. Nah..salah satunya adalah hal yang paling sering dilakukan perawat, yaitu “mengoplos obat”.  Kali ini saya ingin membahas tentang cara mengoplos obat.

Kata lain dari mengoplos obat adalah mencampur obat dalam bentuk larutan. Kenapa obat perlu dioplos? Karena terdapat berbagai macam bentuk obat dari kapsul, tablet, sirup, serbuk dan larutan. Nah, mengoplos obat berhubungan dengan memberikan obat kepada pasien dalam bentuk larutan.

ceftri copy

Lalu bagaimana jika bentuk obat awalnya serbuk untuk dijadikan larutan? Mari kita bahas bersama-sama beberapa hal yang perlu diperhatikan

1. Jenis Obat/ Zat Terlarut

Dalam istilah mengoplos, jenis obat yang dioplos baik berbentuk serbuk atau larutan akan dijadikan dalam bentuk larutan.

2. Jenis Pelarut

Zat pelarut yang sering digunakan untuk mengoplos obat adalah WFI (water for injection). Namun, ada juga beberapa jenis obat yang membutuhkan zat pelarut lain seperti NaCl 0.9% dan KCL.

3. Dosis Obat Sesuai Resep

Dosis obat yang digunakan berhubungan dengan takaran dari resep yang sesuai kondisi kesehatan klien misalnya untuk obat amphicilin pasien @ 250mg untuk pasien X.

4. Menentukan Jenis Spuit

Jenis spuit yang biasa digunakan untuk mengoplos adalah spuit 3cc dan 5cc. Selanjutnya spuit 1cc biasanya digunakan pada obat yang lebih kental

5. Mencocokkan Dosis Obat Dengan Identitas Klien

 

Selanjutnya, dapat dimulai langkah pengoplosan. Langkah mengoplos ibat terdiri dari:

1. Menentukan jenis pelarut yang sesuai obat

2. Menghitung cc zat pelarut yang dibutuhkan agar obat yang dioplos sesuai dengan resep

suntik

3. Menentukan obat dengan identittas klien

 

Adapun cara menghitung oplosan yang sesuai kondisi pasien dapat divontohkan dari kasus dibawah ini.

Misal: Instruksi dari dokter pemberian obat ampicilin 3 x 250 mg. 1 VIAL = 1000 mg. Hitung berapa ml yang diberikan kepada pasien?

Jawab:

1. Jenis pelarut yang bisa dipakai adalah water for injection

2. 1 vial amphicilin = 1000mg.  WFI dimasukkan dalam spuit 5cc namun diisi degan WFI sebanyak 4cc.mKemudian 4cc WFI dimasukkan dalam vial Amphicilin.  Jadi dalam 4cc spuit terdapat 1.000mg. Untuk mencapai dosis 250mg maka cc spuit yang dibutuhkan adalah 1 cc.

3. Memastikan kesesuaian obat dengan identitas pasien

 

Inti dari pengoplosan adalah menggunakan hukum perbandingan (rasio) dalam istilah matematika. Waktu pertama kali, saya berpikir tidak heran jika para perawat mahir matematika. Saya sendiri masih memerlukan banyak waktu untuk berpikir cepat mengoplos obat menggunakan rumus rasio. Dan jangan lupa para pembaca untuk benar-benar mengetahui fungsi obat yang diberikan dan efek samping yang dapat terjadi pada pasien.

 

Semoga bermanfaat! ^^

Advertisements

12 thoughts on “Perawat dan Matematika: Mengoplos Obat

  1. terima kasih atas saran kolega

    prinsip dasar dari pengoplosan obat baik vial maupun ampul antara lain memnentukan jenis pelarut, menghitung konsentrasi/kandungan obat dalam larutan dan mencocokkan dengan identitas pasien dapat diterapkan pada pasien bayi, anak-anak, remaja maupun dewasa. hal umum yang membedakannya adalah dosis obat yang diberikan sesuai dengan resep dokter. nah, disinilah peran perawat sebagai “ahli matematika” memberikan injeksi sesuai dengan resep dokter dan jangan lupa untuk menerapkan 10 dasar pemberian obat ^^

    Like

    1. Yup ifatul

      ini blogku tempat corat coretku dengan ilmu ku yang masih cethek, syukurlah klo bisa nambah info..hehe, silahkan mampir lagi dan ajak tmn” lain..hehe (modus promo) ^^

      Like

Leave Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s